Panduan Bagi Yang Ingin Ganti Velg

Panduan Bagi Yang Ingin Ganti Velg

Bagi rekan-rekan yang ingin mengganti velg mobil-nya coba baca tulisan berikut, jangan sampai nanti malah jadi mengecewakan

 

Offset1

Offset / ET adalah ukuran yang mewakili nilai ketebalan pantat velg yang langsung menempel kepada tromol pada roda mobil.
Diatas adalah gambar penampang melintang dari sebuah velg :
Perhitungan awal offset / ET=0 mm dihitung dari lebar velg dibagi 2 sama rata (Contoh gambar tengah Zero Offset)
Nilai offset yang semakin besar / + / Positive akan membuat pantat velg semakin kedepan (Contoh gambar kanan Positive Offset)
Sebaliknya nilai offset yang semakin kecil / – / Negative akan membuat pantat velg semakin ke belakang (Contoh gambar kiri Negative Offset)
semakin besar offset / ET maka bila dipasangkan ke mobil posisinya akan semakin kedalam fender, karena pantat velg semakin tipis.
Contohnya velg dengan offset 45 mm apabila dipasangkan pada mobil posisinya akan lebih masuk daripada velg dengan offset 25 mm, karena selisih jarak pantat velg ke tromol berbeda 20 mm.

Tetapi ada beberapa faktor yang harus diperhatikan, apabila velg dengan offset terlalu besar / Positive maka ada kemungkinan velg akan mentok dengan bagian dalam komponen mobil seperti spakbor dalam, batang shockbreaker, mangkok per atau yang lainnya dan juga sebaliknya apabila velg dengan offset terlalu kecil / Negative maka velg akan semakin keluar dari fender mobil dan bisa menyebabkan resiko velg menyentuh fender mobil pada saat digunakan.

Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu sebelum membeli velg tertentu yang akan dipakai pada mobil anda, sehingga bisa mendapatkan tampilan tapi juga tetap berfungsi dengan baik dan tidak ada masalah.

Offset2

PCD
Mari kita mengenal istilah PCD dan Offset pada velg mobil sehingga kita dapat memutuskan pemilihan veleg pengganti yang terbaik untuk mobil tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.
PCD (pitch circle diameter)
PCD Pitch Circle Diameter adalah jarak antara lubang baut satu dengan yang lain pada satu garis lurus dari diameter lingkaran tengah lubang baut velg.
Ukuran PCD ini sangat penting untuk diperhatikan, karena jika PCD velg tidak sesuai dengan spesifikasi ukuran pabrikan, maka velg itu tidak dapat terpasang pada mounting velg di mobil, kecuali sudah dilakukannya mofifikasi ukuran PCD seperti yang banyak dilakukan para maniak modifikasi dengan bantuan tukang bubut, atau bisa juga mencari velg dengan jenis double PCD yang salah satu ukuran PCD-nya cocok dengan mobil yang digunakan, contoh spesifikasi velg double PCD . Biasanya ukuran PCD ditulis pada spesifikasi velg yang digabung dengan jumlah baut, seperti 4×100 yang berarti velg dengan 4 lubang baut dengan PCD 100 atau 5×114,3 yang berarti 5 lubang baut dengan PCD 114,3. Ukuran PCD sangat bervariatif, tergantung dari bawaan tiap mobil, walaupun ada juga antara beberapa merk mobil yang memiliki ukuran yang sama.
Contoh :
Jika Anda melihat kode Velg 19 x 8J ET40 dan PCD 4/114.3, artinya diameter lingkaran velg berukuran 19 inci dengan lebar velg 8 inci, dan memiliki offset +38 mm (offset positif) dan memiliki 4 baut yang jarak diameter pola lingkaran posisi baut adalah 114.3 mm
Perlu Anda perhatikan dalam memilih velg mobil.
Ketika memilih velg pengganti dari standar pabrikan adalah memperhatikan ukuran offset pada velg, karena nilai offset ini berpengaruh pada posisi letak velg pada as roda mobil yang dapat mempengaruhi kenyamanan berkendara saat melewati jalanan bergelombang atau ketika berbelok, biasanya pada kasus kesalahan pemilihan ukuran offset menyebabkan terjadi gesekan antara fender mobil dan ban atau gesekan dengan mangkuk shockbreaker. Jadi pastikan memilih velg pengganti yang benar – benar diperhitungkan dengan baik, dan jangan korbankan kenyamanan serta mengakibatkan kerusakan pada bagian roda mobil.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.